Kontak Saya Paid Review | Content Placement | Digital Promotion.

Seberapa Sering Harus Update Blog?

Update Blog – Sebagian besar dari mas dan mbaknya mungkin akan bertanya soal ini. Khususnya untuk blogger yang baru merintis atau tengah merintis.

“Kapan aku harus update blog dan seberapa sering aku harus update blog tersebut?”. Iya atau tidak?

Sesungguhnya pertanyaan tersebut menurut aku tidak ada jawaban yang pasti. Pas di hati.

update blog

Karena, jawaban tersebut akan kembali mengarah kepada diri mas dan mbaknya sendiri. Kembali ke kegiatan mas dan mbaknya sehari-hari.

Benar, memang tidak ada hukum atau patokan yang paten dalam menjawab pertanyaan di atas. Belum ada UUB (Undang-Undang Blogger) yang mencatatkan kalau update blog harus setiap jam sekian atau di hari ini, ini, dan ini.

Banyak sekali faktor yang mempengaruhi sebuah pembaharuan pada blog, contohnya :

  • Diri Sendiri = Waktu mas dan mbaknya sehari-hari
  • Tema atau Niche = Tema dari blog mas dan mbaknya
  • Pembaca = Seberapa sering pembaca blog mas dan mbaknya antusias dalam menyambut artikel terbaru yang diterbitkan di blog mas dan mbaknya.

Kapan Harus Update Blog?

Menurut pengalaman dan pengetahuan aku yang sok ini, ada 3 waktu yang bisa mas dan mbaknya gunakan dalam update blog. Kapan sih harus update blog?

  1. Update artikel setiap hari.
  2. Update artikel terjadwal.
  3. Update artikel seenaknya.

#1. Update Artikel Setiap Hari

Banyak dari blogger profesional menyarankan untuk terus memperbarui postingan di blog setiap hari, terutama untuk blogger yang masih baru.

Hal ini mungkin dikarenakan ketika mas dan mbaknya itu blogger baru, maka mas dan mbaknya akan mendapatkan ‘penglihatan’ atau bisa dibilang kurang dilihat oleh mesin pencari atau calon pembaca.

Mudeng kan? Kalau blog baru itu masih belum banyak yang cari di mesin pencari seperti Google atau dilirik oleh calon pembaca blog mas dan mbaknya.

Nah, solusinya adalah bisa dengan memperbarui atau update artikel di blog setiap hari. Dan, tidak bisa dipungkiri, dengan update artikel setiap hari disarankan untuk mas dan mbaknya yang baru merintis blog untuk mendapatkan lebih banyak traffic atau lebih banyak yang membaca blog mas dan mbaknya.

Tetapi, resiko yang terjadi biasanya soal kualitas artikel. Jadi, pastikan kalau mas dan mbaknya memilih update artikel setiap hari, artikel yang dibuat itu artikel yang berkualitas.

Baca Juga :  Pilih Blogspot atau Wordpress? Intinya Ada di Poin 5

#2. Update Artikel Terjadwal

Update artikel blog terjadwal artinya mas dan mbaknya memiliki jadwal khusus untuk update blog. Misalnya mas dan mbaknya update artikel 3 kali seminggu.

Itu artinya ada 3 artikel terbaru di blog mas dan mbaknya tiap minggu. Dengan catatan 1 artikel per hari.

Atau kalau tidak bisa 3 kali seminggu, bisa mencoba 3 kali sebulan dengan rentan waktu yang sama. Itu tidak masalah menurut aku.

Akan tetapi, ketika mas dan mbaknya memilih update blog 3 kali seminggu, pastikan memberikan update artikel yang benar-benar berkualitas tinggi. Agar pembaca lebih yakin dan lebih suka sama blog mas dan mbaknya.

Dengan memilih update blog terjadwal seperti ini, bisa mengindikasikan kalau blog mas dan mbaknya hanya posting soal artikel yang benar-benar berkualitas ciamik dan sangat detail.

Kalau masih bingung bisa lihat ke blognya mas Wortel. Beliau update ada jadwalnya yaitu hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu.

#3. Update Artikel Seenaknya

Sering terjadi di dunia blog. Apalagi blogger baru.

Posting seenaknya sering mereka lakukan. Posting tidak ada jadwalnya.

Kalau mas dan mbaknya tidak loyal dengan memberikan update artikel kepada calon pembaca blog mas dan mbaknya, bagaimana calon pembaca tersebut bisa mempercayai blog mas dan mbaknya?

Hargai orang lain sebelum kamu dihargai. Seperti itu mungkin.

Terus mungkin mas dan mbaknya bertanya “lha itu mas jungjawa, dan mbak chika kan update artikelnya juga seenaknya?”. Hayoo. .

Baiklah. Jadi, beliau-beliau ini bisa dibilang blogger lama yang sudah cukup profesional.

Bagi beliau-beliau ini tidak perlu update artikel setiap hari atau teradwal juga pembacanya masih banyak atau trafficnya masih besar.

Buktinya bisa dilihat di kolom komentarnya. Setiap artikel baru pasti banyak yang berkomentar.

Tetapi, perlu mas dan mbaknya ingat dan pikirkan, kalau beliau-beliau ini sudah memiliki banyak pembaca blog. Menurut aku, tidak perlu mengeluarkan usaha lebih dalam menjaring traffic ke blognya masing-masing.

Nah, intinya, update artikel di blog dengan seenaknya itu tidak berlaku untuk blogger baru. Kecuali sih selebgram atau artis.

Buat timbal balik dulu kepada calon pembaca, terus coba semua hal sampai mas dan mbaknya menemukan waktu yang pas dalam memperbarui atau update blog.

Baca Juga :  Aplikasi Mencari Makanan Gratis atau Murah Segera Meluncur

Beberapa Faktor yang Harus Dipertimbangkan dalam Menentukan Jadwal Update Blog

# Waktu Sehari-Hari

Faktor paling vital ketika menentukan jadwal update blog. Mas dan mbaknya ini kerja penuh di dunia blog atau paruh waktu? Atau hanya sekedar hobi?

Kalau aku sih ya kerja paruh waktu. Masih ada tanggunga skripsi juga.

Nah, kalau sudah tahu jadwal rutin mas dan mbaknya, bisa menentukan sendiri harus update blog seperti apa. Per hari, terjadwal, atau seenaknya.

Tidak mungkin kan kalau mas dan mbaknya seorang karyawan yang dituntut kerja 8 jam sehari harus update blog setiap hari juga? Stress mungkin iya.

Atau mas dan mbaknya seorang wirausaha sehingga untuk update blog tidak terlalu menguras waktu kerja. Bisa melakukan update setiap hari atau terjadwal.

Sesuaikan saja. Asal ketika update artikel blog pastikan artikel tersebut berkualitas.

# Tema Blog

Tema blog ini juga dapat menentukan pilihan mau update seperti apa. Tema masak bisa update setiap hari atau terjadwal.

Begitu juga mungkin tema teknologi atau kesehatan. Bagaimana dengan tema blog yang khusus membahas diskon akhir bulan?

Bisa di update setiap hari? Menurut aku sih tidak ya.

Berarti blog tersebut memberlakukan update terjadwal, dimana setiap memasuki akhir bulan. Seperti itu.

# Kondisi Pembaca

Mas dan mbaknya juga perlu melihat calon pembaca dan pembaca setia blog mas dan mbaknya. Apakah kalau mas dan mbaknya update artikel setiap hari dan membagikan kepada mereka, meraka merasa terganggu atau tidak.

Apa mereka akan berpikiran “ih ganggu aja deh, update mulu”. Itu contoh sedikit.

Bisa dibilang spam nanti kalau memang update yang dilakukan mas dan mbaknya tidak terlalu berguna atau tidak berkualitas.

Oleh karena itu, pintar-pintar dalam menargetkan calon pembaca. Seperti aku, kadang sudah update setiap hari tetapi masih sedikit yang membaca, giliran terjadwal eh banyak juga yang baca.

Terus saja mas dan mbaknya mencoba mengotak-atik dan menganalisa lalu lintas di blog mas dan mbaknya. Seperti menganalisanya dari tutorial cara menggunakan Google Webmaster.

13 Comments

Leave a Reply