Home OOT Pertimbangan untuk Mengajukan Pinjaman Dana

Pertimbangan untuk Mengajukan Pinjaman Dana

Mengelola keuangan memang bukan hal yang mudah. Ada beberapa hal yang harus dikorbankan untuk memenuhi beberapa kebutuhan. Ditambah lagi jika pendapatan tidak seimbang dengan kebutuhan sehari-hari. Mungkin menghemat adalah salah satu cara yang bisa digunakan. Namu, jika masih terus berdiri di satu titik dengan jumlah pendaoatan yang kurang bisa diandalkan, maka hidup akan menjadi statis seterusnya. Untuk itu, Anda harus memutuskan untuk mengambil langkah yang sangat berani demi mengubah hidup yang lebih dinamis lagi.

Jika Anda sudah berkeluarga, rumah menjadi salah satu hal utama yang harus dimiliki. Di tengah-tengah pendapatan yang sangat tinggi bahkan berlebih tidak akan masalah untuk memiliki sebuah rumah impian. Namun, bagi yang memiliki pendapatan yang terlalu cukup mungkin akan sangat berat. Untuk itu, sistem kredit atau pinjaman dana untuk membeli sebiah rumah impian menjadi salah satu jalan terbaik yang dipilih demi mendapatkan sebuah rumah yang nyaman. Seraya berjalan mengumpulkan uang, Anda sudah bisa menempati hunian impian dengan nyaman. Beberapa orang mungkin ragu akan hal ini. Namun, ini menjadi sebuah pilihan yang pasti. Tidak jauh berbeda ketika mengambil pinjaman dari bank untuk membeli sebuah rumah dan menabung untuk membeli sebuah rumah. Jika Anda menunggu uang tabungan terkumpul, mungkin Anda tidak bisa langsung menempati sebuah rumah dengan nyaman ditambah harus menambah dana untuk menyewa hunian lainnya. Tentunya ini bekerja dua kali.

pinjaman dana

Selain itu, menjalankan sebuah usaha juga menjadi salah satu cara untuk mencari pundi-pundi lain untuk kebutuhan. Sama halnya untuk mendapatkan rumah, Anda juga bisa mendapatkan sebuah pinjaman dana untuk memulai bisnis yang Anda miliki. Untuk memilih sebuah bisnis tidak hanay sekedar untuk diminati, tetapi Anda juga harus memastikan bahwa bisnis yang Anda jalankan akan sesuai dengan target pasar yang telah tersedia. Perhitungan ini harus dipikirkan secara matang sehingga nantinya tidak akan mendatangkan malapetaka tersendiri.

Dari kedua kasus ini tentunya Anda membutuhkan dana lebih. Sangat kurang efektif jika Anda harus menunggu uang tabungan terkumpul untuk langsung membeli sebuah rumah atau menjalankan sebuah usaha bermodal besar. Untuk itu, pinjaman merupakan sebuah solusi yang paling banyak digunakan untuk memenuhi kedua hal tersebut. Selain menguntungkan, meminjam dana akan mempersingkat waktu. Sebagai contohnya, jika Anda meminjam dana untuk menjalankan sebuah bisnis pada tahun ini, maka Anda sudah bisa mengembangkan bisnis tersebut hingga beberapa tahun kemudian seraya “menabung” untuk membayar modal yang telah Anda gunakan. Hal ini akan berbeda jika Anda menunggu uang tabungan untuk mendapatkan modal usaha. Anda mulai menabung sejak tahun kemarin dan hingga tahun ini dana pun masih belum mencukupi sehingga Anda harus terus menabung untuk tahun-tahun berikutnya. Dengan demikian, Anda tidak bisa mulai untuk menjalankan bisnis lebih awal karena menunggu uang dalam tabungan terkumpul.

Baca Juga :  Cara Membuat Paspor 2017 Tanpa Calo

Jenis-Jenis Pinjaman

Sebenarnya ada beberapa jenis pinjaman yang bisa Anda gunakan. Jenis pinjaman yang paling umum digunakan adalah pinjaman dari bank. Biasanya dari pinjaman bank ini memiliki dua jenis pinjaman dengan bunga yang berbeda-beda. Pertama, Anda bisa memilih pinjaman dengan jaminan. Hal ini berarti Anda mengajukan sejumlah dana pinjaman dengan mengajukan aset properti atau kendaraan bermotor sebagai jaminan. Ketika Anda sudah melewat perjanjian yang telah dibuat, maka biasanya jaminan ini akan ditarik langsung sebagai “denda” yang harus dibayarkan. Untuk pinjaman bank dengan jaminan biasanya memiliki bunga sekitar 9 hingga 12 persen. Untuk ketentuan jangka waktu pembayaran, biasanya akan ditentukan sesuai kebijakan masing-masing bank sesuai dengan jumlah dana yang dipinjamkan.

Kedua, ada pula jenis pinjaman dari bank tanpa agunan atau jaminan. Tidak jauh berbeda dengan jenis sebelumnya, yang membedakan adalah Anda tidak perlu menyerahkan jaminan apapun. Namun, biasanya jenis pinjaman bank tanpa agunan ini memiliki bunga yang lebih tinggi dibandingkan dengan pinjaman bank dengan jaminan. Biasanya, pinjaman jenis ini akan ditawarkan dengan bunga sekitar 10 hingga 23 persen. Dengan demikian, sangat dianjurkan bagi Anda yang ingin mengambil pinjaman jenis ini untuk memilih tenor cicilan dengan waktu yang singkat.

Selain pinjaman dari bank, kini Anda juga bisa dengan mudah menemukan layanan pinjaman online tanpa jaminan dan kartu kredit. Berbeda dengan pinjaman dari bank, biasanya pinjaman online ini tidak membutuhkan jaminan sama sekali. Berbeda pula proses dari pengajuan dana. Jika mengajukan pinjaman dana dengan bank, Anda harus menyerahkan beberapa dokumen dan melewati sejumlah proses yang cukup lama untuk dapat mencairkan dana pinjaman. Di lain sisi, pinjaman online hanya membutuhkan data diri Anda seperti nomor Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan beberapa nomor telepon yang dapat dihubungi. Hanya dalam waktu sekitar 1 hari, dana yang And ajukan sudah bersarang di rekening Anda.

Baca Juga :  UNIQLO Akhirnya Sampai di Surabaya

Pinjaman dana secara online ini juga dipercaya menjadi salah satu jenis pinjaman dana cepat. Jika terdesak, Anda bisa langsung mengajukan dana dengan layanan ini. Selain itu, pinjaman online tidak akan melihat track record Anda dengan kreditur lain. Layanan ini dipercaya sebagai layanan terbaik bagi Anda yang memiliki riwayat buruk dengan salah satu atau beberapa biro peminjaman dana. Ditambah lagi, Anda tidak diminta untuk memberikan keterangan slip gaji. Tidak ada batas minimum gaji untuk mengajukan sejumlah dana. Namun, untuk kebijakan dari tenor cicilan dan bunga yang diberikan akan diberikan langsung dari biro pinjaman dana tersebut.

Hal yang Harus Dipertimbangkan Untuk Meminjam Uang

Adapun beberapa langkah yang harus dilakukan sebelum Anda benar-benar mengajukan dana pinjaman pada sebuah bank atau biro peminjaman dana. Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah melakukan survei tentang kredibilitas dari bank atau tempat yang akan Anda ajukan pinjaman. Sebagai langkah mudah, pilihlah sebuah lemabaga yang memiliki jaminan dari pemerintah sehngga transaksi yang akan dilakukan nantinya akan terlindungi dengan aman.

Lalu, pikirkan jumlam pinjaman yang akan diajukan. Memang tidak ada batasan untuk jumlah dana yang akan dipinjam, namun ada baiknya untuk membatasi besaran dana pinjaman sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, hal ini juga berhubungan dengan kemampuan Anda dalam membayar angsuran nantinya. Tak hanya itu, bunga menjadi salah satu faktor yang harus dipertimbangkan. Perhitungkan baik-baik jumlah dana yang Anda ajukan dan bunga yang diberikan sehingga nantinya Anda memiliki gambaran untuk membayar cicilan. Jangan sampai ada kesalahan karena akan mempersulit Anda sendiri nantinya.

Jangka waktu adalah hal yang juga harus dipertimbangkan dengan matang. Jumlah dana dan jangka waktu peminjaman menjadi penentu besarnya jumlah cicilan yang akan Anda berikan nantinya. Secara sederhana, semakin panjang waktu peminjaman semakin kecil jumlah angsuran yang harus dibayarkan. Begitupun sebaliknya, semakin cepat jangka waktu peminjaman maka semakin besar jumlah angsuran yang diberikan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here