Neurobion Bantu Gaya Hidup Sehat Hadapi Neuropati - Dirga

Neurobion Bantu Gaya Hidup Sehat Hadapi Neuropati

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

neurobion

Neurobion – Pernahkah mas dan mbaknya ketika jalan dengan pacar atau mantan tiba-tiba tangan atau kakinya sakit seperti digigit semut? Atau mungkin ketika lari pagi di komplek perumahan bareng istri orang tiba-tiba kaki terasa seperti ditusuk jarum? Dan hal tersebut sering terjadi? Bukan yang mengajak lari pagi istri orang, melainkan yang tiba-tiba syaraf pada tangan atau kaki terasa nyeri seperti kesemutan.

Selain itu, apakah mas dan mbaknya sering melakukan kegiatan seperti yang ada pada gambar ini?

aktivitas neuropati

  1. Sering bermain ponsel padahal tidak ada yang SMS, chat, atau telepon. Sering dilakukan oleh kaum-kaum muda jaman sekarang, termasuk yang mengetik ini. Semoga yang membaca tidak sering melakukannya kecuali yang membaca ini adalah masih jomblo. Menggunakan ponsel terlalu sering memang mengasyikkan karena memang mungkin saja di ponsel tersebut ada percakapan menarik dengan teman yang membicarakan soal putusnya musuh bebuyutan mereka di sekolah, atau membaca adu argumen para pendukung masing-masing calon gubernur di media sosial. Tetapi akan terasa bila sedikit saja tidak mengecek ponsel ada perasaan yang tidak enak dalam menjalani hidup.
  2. Mengetik skripsi terlalu lama gara-gara disambi dengan menonton drama Korea. Aktivitas yang dapat menyebabkan penyakit yang berbahaya seperti lama lulus, reunian tidak membawa anak, atau bahkan penyakit hati karena kurang diperhatikan dosen pembimbing. Untuk itu, jangan terlalu sering mengetik dengan laptop atau komputer terlalu lama. Segera selesaikan tugas akhir mas dan mbaknya untuk mendapatkan toga. Kalau mengetika harus fokus agar cepat selesai.
  3. Sering memasak untuk calon suami atau pacar meski memang si calon suami atau pacar bilang dengan terpaksa kalau masakan mas dan mbaknya itu enak. Biasanya terjadi pada wanita yang berusia sekitar mau lulus SMA atau sedang berkuliah. Punya pacar dan dengan manjanya ingin membuat masakan agar terlihat romantis. Alasannya adalah ingin belajar masak. Karena belum berpengalaman, maka waktu di dapur hanya digunakan untuk menghafal nama-nama bumbu masak saja, lalu memasak dengan sibuk membaca panduan memasak yang ada di Instagram. Lama memasak juga bisa menjadi penyakit. Sebelum memasak sendiri alangkah baiknya terlebih dahulu sering membantu orang tua atau asisten rumah tangga ketika memasak.
  4. Naik motor keliling kota dengan alasan ingin cari angin. Padahal cari angin bisa duduk manis di depan kipas angin. Aktivitas ini paling sering dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Selain cepat dan bisa menyelinap diantara gelapnya kaca-kaca mobil di jalanan, naik motor adalah alternatif terbaik untuk memudahkan pekerjaan lapangan. Ditambah lagi saat ini sudah banyak ojek motor yang menambah pemandangan orang naik motor di jalanan.
  5. Menggunakan sepatu hak tinggi. Sering mendengarkan wanita-wanita khususnya yang tingkat feminimnya sedikit lebih rendah mengeluhkan kalau menggunakan sepatu hak tinggi dapat menyebabkan sakit pada kaki. Selain tidak biasa menggunakannya, bentuknya juga terlihat memang bisa membuat kaki sakit atau pegal.

Kalau mas dan mbaknya sering melakukan aktivitas-aktivitas diatas, maka mulai sekarang segera kurangi. Kenapa harus segera dikurangi? Karena kelima kegiatan tersebut dapat menyebabkan sakit pada syaraf, baik syaraf tangan maupun kaki.

Sebuah studi dari negara yang namanya bukan Indonesia menemukan kalau itu adalah penyakit yang dinamakan Neuropati. Bukan nama band yang ada di Indonesia, tetapi jenis penyakit yang menyerang syaraf. Di Indonesia pasti mas dan mbaknya akan lebih mengenal dengan yang namanya kesemutan atau bahasa Jawanya itu “geringgingen”. Tetapi, kesemutan itu merupakan gejala awal saja dari penyakit Neuropati ini.

[wc_box color=”primary” text_align=”left”]

Gejala Awal Neuropati

[/wc_box]

Ada beberapa gejala awal yang menyebabkan penyakit Neuropati ini, diantaranya bisa dilihat dari gambar di bawah ini :

gejala neuropati

Lebih lengkapnya adalah sebagai berikut :

[wc_row] [wc_column size=”one-half” position=”first”]

1. Kesemutan

2. Kebas

3. Nyeri seperti Terbakar

4. Nyeri seperti Tertusuk

5. Kram

6. Lemah otot

[/wc_column] [wc_column size=”one-half” position=”last”]

7. Mati rasa atau kaku otot

8. Kehilangan kontrol pada kandung kemih

9. Kulit mengkilap dan rambut rontok

10. Kecemasan

11. Sering buang air kecil

12. Sensitif bila disentuh

[/wc_column]

[/wc_row]

Bila mas dan mbaknya mengalami gejala-gejala diatas, maka bisa dipastikan kalau mas dan mbaknya mengalami gejala penyakit Neuropati. Nah, Neuropati sendiri itu penyakit apa?

[wc_box color=”primary” text_align=”left”]

Pengertian Neuropati

[/wc_box]

Neuropati merupakan istilah untuk kerusakan saraf yang ada di seluruh tubuh. Kondisi ini sering diabaikan karena gajalanya yang terlihat sepele dan hanya di beberapa titik saraf. Padahal, jika tidak segera diatasi, akan menjadi penyakit yang serius, dan tentunya dapat mengganggu aktivitas. Parahnya, semua orang berpotensi terkena neuropati, namun biasanya terjadi pada usia lanjut, yaitu pernah mengalami trauma pada saraf, pasien diabetes atau karena kekurangan vitamin neurotropik (B1, B6 dan B12).

Yang perlu diketahui oleh mas dan mbaknya kalau penyakit ini ada banyak jenisnya, seperti yang ada penjelasan dibawah ini :

[wc_toggle title=”Neuropati Perifer” layout=”box”]

Neuropati Perifer merupakan penyakit pada saraf perifer, saraf yang jauh dari pusat. Ini mencakup semua saraf selain yang ada di otak dan urat saraf tulang belakang. Neuropati perifer dapat menjadi gangguan ringan atau kelemahan yang melumpuhkan.

Gejala yang biasa dirasakan adalah kesemutan, pegal, mati rasa atau rasa seperti terbakar pada kaki dan jari kaki, serta dapat pula dialami pada tangan dan jari tangan.

Beberapa penyebab neuropati perifer di antaranya adalah cedera mendadak, tekanan berkepanjangan pada saraf, kekurangan vitamin, dan sering minum minuman beralkohol. Diabetes juga dapat menjadi penyebabnya.

[/wc_toggle] [wc_toggle title=”Polineuropati” layout=”box”]

Hampir semua jenis neuropati dapat disebabkan oleh diabetes. Termasuk neuropati jenis polineuropati.

Gejalanya antara lain: rasa nyeri secara tiba-tiba pada kaki, pusing ketika berdiri, dan susah buang air kecil.

[/wc_toggle] [wc_toggle title=”Neuropati Kranial” layout=”box”]

Jika pendengaran berfungsi secara tidak baik, kemungkinan ini adalah gejala neuropati kranial. Neuropati kranial adalah kondisi di mana terjadi kerusakan pada salah satu dari 12 saraf kranial (saraf tulang belakang bagian atas).

[/wc_toggle] [wc_toggle title=”Neuropati Otonom” layout=”box”]

Neuropati jenis ini merupakan bentuk polineuropati yang mempengaruhi sistem saraf non-sensorik (sistem saraf otonom) yang mempengaruhi sebagian besar organ internal seperti otot-otot kandung kemih, sirkulasi darah, keringat, saluran pencernaan, dan organ kelamin. Umumnya neuropati otonom dialami oleh orang yang mengalami diabetes mellitus tipe 1 dan 2 dalam jangka panjang.

Gejalanya antara lain tekanan darah menjadi rendah, diare (seringnya pada malam hari), mual, kembung, sering bersendawa, kesulitan menelan, detak jantung menjadi cepat atau berkeringat secara berlebihan.

[/wc_toggle] [wc_toggle title=”Mononeuropati” layout=”box”]

Mononeuropati adalah sebutan untuk cedera saraf tunggal. Beberapa penyebabnya antara lain cedera langsung ke saraf, gangguan suplai darah (iskemia), dan peradangan.

Gejala yang terjadi akibat kondisi ini biasanya muncul secara mendadak dan tempatnya tergantung pada saraf mana yang mengalami gangguan, di antaranya adalah Bell’s palsy atau kelemahan di salah satu sisi wajah, jari tangan yang tiba-tiba melemah atau pandangan kabur.

[/wc_toggle]

Setelah mas dan mbaknya membaca diatas tentu bisa mengecek jenis penyakit Neuropati yang mana, dan bisa segera ditanyakan kepada dokter, tentu pilih yang ganteng atau cantik seperti di drama-drama Korea agar tidak takut. Cara diagnosanya adalah penjelasan berikut :

[wc_tabgroup layout=”box” class=””] [wc_tab title=”Langkah Pertama”]

Cek ke dokter. Berikan informasi sebanyak-banyaknya tentang gejala apa saja yang mas dan mbaknya rasakan. Gejala-gejala tertentu dapat membantu diagnosis. Beritahu juga riwayat penyakit yang pernah mas dan mbaknya alami kecuali riwayat penyakit hati karena ditinggalkan ketika sayang-sayangnya, untuk memudahkan dokter mendapatkan petunjuk penyebab gejala yang mas dan mbaknya rasakan. Beberapa penyakit dan obat-obat tertentu dapat menimbulkan Neuropati.

[/wc_tab] [wc_tab title=”Langkah Kedua”]

Kedua, dokter juga perlu mengetahui tentang gaya hidup dan aktivitas yang sering mas dan mbaknya lakukan. Misalnya, sering mengetik dalam waktu yang lama, pendekatan terlalu lama tetapi tidak kunjung ditembak, atau sering mengonsumsi alkohol, mungkin bisa menjadi penyebabnya.

[/wc_tab] [wc_tab title=”Langkah Ketiga”]

Ketiga, dokter biasanya akan meminta mas dan mbaknya untuk melakukan tes darah bukan tes SNMPTN, X-ray, CT scan atau MRI. Pengukuran kadar besi, vitamin B12 dan faktor-faktor lainnya dapat juga dilakukan untuk mengetahui adanya malnutrisi. Sedangkan tes yang dilakukan khusus untuk melihat fungsi saraf salah satunya adalah Elektromiografi (EMG).

[/wc_tab] [/wc_tabgroup]

Terlepas dari pengetahuan soal diagnosa Neuropati, alahkah baiknya kalau mas dan mbaknya sedia payung sebelum hujan, sedia pacar kedua sebelum putus. Ternyata, Neuropati ini bisa dicegah. Bahkan, pencegahan untuk penyakit Neuropati ini dapat juga digunakan sebagai penangkal penyakit-penyakit lainnya, kecuali penyakit gagal move-on. Cara mencegahnya cukup mudah dilakukan tapi perlu ketekunan dan kesabaran agar tetap fokus. Inilah cara mencegah penyakit Neuropati :

solusi neuropati

Melihat nomer 2 ada senam Neuromove. Senam Neuromove adalah senam yang dilakukan untuk menghindari diri dari penyakin Neuropati dan bisa untk menyehatkan dari penyakit lainnya. Ingin tahu senamnya? Ini video yang diambil dari channel Youtube Neurobion Indonesia :

Selain tips-tips diatas, mas dan mbaknya sekarang juga bisa dengan mengkonsumsi salah satu vitamin yang ampuh untuk menghadapi yang namanya Neuropati, bukan yang namanya calon bapak mertua atau bapak kos. Nama vitaminnya adalah Neurobion. Neurobion itu apaan?

[wc_box color=”primary” text_align=”left”]

Apa Itu Neurobion?

[/wc_box]

Neurobion adalah kombinasi vitamin neurotropik (B1, B6, B12) yang dapat memperbaiki sel saraf tepi penyebab kebas dan kesemutan. Neurobion sendiri ada 2 macam yang dibedakan pada warnanya. Neurobian Putih dan Neurobion Forte. Bedanya adalah :

neurobion

Berarti, selain harus mulai membiasakan hidup sehat, vitaminnya juga tidak boleh dilupakan. Vitamin yang direkomendasikan adalah Neurobion, baik yang putih maupun yang forte, tergantung kondisi Neuropati pada mas dan mbaknya.

Lantas Kenapa Harus Pilih Neurobion?

alasan pilih neurobion

Masih ragu untuk memilih Neurobion sebagai sahabat mas dan mbaknya ketika mengalami gangguan Neuropati? Sekarang sudah tidak perlu ragu lagi untuk memilih Neurobion. Jangan samakan dengan memilih calon pasangan , karena Neurobion sudah pasti dapat dipercaya, dapat menyembuhkan Neuropati, dan tentu saja tidak banyak janji manis seperti calon pasangan mas dan mbaknya.

Rujukan :

http://sarafsehat.com/

http://sarafsehat.com/lawanneuropati/

Share.

Leave A Reply