Metode PCR Swab Test Jakarta dan Harganya

Siapa yang menyangka jika kita, hampir semua orang di dunia, akan mengalami kejadian seperti ini?

Ya, wabah Corona Virus yang awalnya muncul di wilayah Wuhan, China, kini sudah menjadi sebuah pandemi global.

Meski di wilayah asalnya sana persoalan virus Corona sudah ditangani dengan baik, tapi di beberapa negara ternyata kasus kematian akibat virus ini belum bisa dihentikan.

Bahkan di Indonesia, virus yang kemudian disingkat dengan nama COVID-19 ini masih sulit untuk diantisipasi.

Pemerintah justru dianggap gagal menangani penyebaran pandemi.

Alhasil, alih-alih memiliki grafik menurun, Indonesia justru mengalami peningkatan jumlah pasien yang mengidap penyakit ini. Ibukota Jakarta pun divonis untuk kembali menjalani PSBB dengan harapan bisa memperkecil resiko penularan ke wilayah lain.

Tes untuk Mendeteksi Virus Corona

Sejak kemunculannya di akhir tahun 2019 silam, WHO langsung menerbitkan sebuah ‘kitab’ yang berisi petunjuk pencegahan, pendeteksian, penanganan, hingga proses pemakaman bagi pasien yang meninggal karena virus berbahaya ini.

Untuk metode pencegahan, WHO menyarankan untuk melakukan lockdown, sesuatu yang tidak mungkin dilakukan di Indonesia.

Pemerintah pun melakukan PSBB yang kemudian dibarengi dengan anjuran untuk melakukan isolasi mandiri di rumah.

Sedangkan untuk proses pendeteksian virus COVID-19, kita bisa melakukan dua jenis tes guna mengetahui apakah virus tersebut sudah berada di tubuh kita.

Untuk cara pertama dan yang paling mudah dilakukan adalah dengan melakukan Rapid Test.

Sesuai dengan namanya, proses tes dilakukan dengan tempo yang cepat (rapid).

Sedangkan cara yang kedua dianggap lebih akurat meski memakan waktu lama.

Adalah PCR Swab Test, sebuah metode yang menggunakan sampel lendir untuk mendeteksi virus.

Untuk Rapid Test sendiri dilakukan dengan mengambil sampel darah.

Prosesnya hampir sama dengan melakukan tes diabetes atau cek golongan darah.

Alat berupa catridge untuk melihat apakah ada virus pada antibodi darah.

Hasilnya pun bisa Anda lihat kurang dari 1 jam setelah proses pengambilan sampel darah.

Akan tetapi, tingkat akurasinya hanya 90% dan hasil yang diketahui hanya sekedar mengetahui apakah kita reaktif atau non-reaktif.

Meskipun non-reaktif, kita tetap dianjurkan untuk kembali melakukan tes dalam jeda 7 hingga 14 hari untuk memastikan ada tidaknya virus di dalam tubuh.

Sedangkan PCR Swab merupakan serangkaian proses yang bertujuan untuk memastikan apakah kita Positif atau Negatif terhadap virus ini.

Baik PCR Swab Test Jakarta, Semarang, atau Surabaya, semua menggunakan metode yang sama.

Praktisi kesehatan akan mengambil sampel lendir di belakang rongga hidung dengan menggunakan benda seperti cutton buds.

Lendir tersebut akan dicek di laboratorium untuk mendeteksi ada tidaknya virus.

Hasil tes PCR Swab bisa diterima 1 hingga 3 hari pasca pengambilan sampel.

Melalui proses ini, praktisi kesehatan tahu apakah seseorang positif atau negatif mengidap penyakit ini.

Harga PCR Swab Test Jakarta

Jika melihat metode pengambilan sampel dan juga tingkat akurasi dalam mendeteksi virus Corona menggunakan dua cara yang berbeda, tentu saja PCR Swab Test jauh lebih paripurna jika dibandingkan dengan metode Rapid Test yang hanya menyajikan data reaktif atau non-reaktif.

Bahkan menjelang Idul Fitri pada masa PSBB lalu, setiap orang yang lalu lalang dari dan menuju ke Jakarta menggunakan transportasi umum diharuskan mengantongi hasil tes swab.

Dan sekarang, PCR Swab Test Jakarta bisa membuat kita menjadi lebih tenang karena kita bisa mengetahui apakah ada virus ini di dalam tubuh kita.

Untuk harga PCR Swab Test Jakarta pun bervariasi tergantung dengan dimana Anda melakukan tes ini.

Lantas bagaimana kita bisa tahu dimana saja tempat yang menyediakan atau membuka Swab Test ini khususnya di Jakarta?

Tenang saja, karena kini sudah ada yang namanya Halodoc. Halodoc menyediakan segala informasi kesehatan yang lengkap dimana Anda bisa mengaksesnya dari mana saja dan kapan saja. Anda juga dapat melihat lokasi rumah sakit yang membuka fasilitas untuk Swab Test di Jakarta. Tak hanya itu, kalau Anda membutuhkan sesuatu tentang kesehatan atau ingin sekedar “curhat” ke dokter, Anda dapat menggunakan fasilitas Tanya Dokter dengan kategori penyakit yang cukup lengkap.

Dari hasil yang dapat dilihat di aplikasi Halodoc, ada beberapa Rumah Sakit besar seperti RS Hermina Daan Mogot, Mayapada Clinic Central Park, RS Husada Jakarta, dan beberapa klinik kenamaan di Jakarta yang membuka fasilitas Swab Test dengan mematok harga 1,5 juta hingga 2 juta Rupiah.

Menariknya, kini Anda bisa melakukan PCR Swab Test Jakarta dengan metode Drive Thru yang dianggap lebih aman karena Anda tidak perlu masuk ke area Rumah Sakit.

Tak hanya itu saja, hasilnya pun bisa keluar 24 jam kemudian. Metode ini pun diklaim memiliki tingkat keakuratan hingga 99.99% untuk mengetahui positif atau tidak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *