Kangen Teknologi Ini Melebihi Kangen Waktu LDR - Dirga

Kangen Teknologi Ini Melebihi Kangen Waktu LDR

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Kamu yang hidup sekarang atau baru melek teknologi, mungkin akan merasa aneh terhadap istilah-istilah yang akan dibeberkan pada artikel ini. Tidak ada sekarang kalau tidak ada dulu, tidak ada ponsel kalau tidak ada telepon umum, tidak ada baju kalau tidak ada karung goni, tidak ada Facebook kalau tidak ada Mark Zuckerberg. Jelas. Berikut adalah generasi “menunduk” jaman dulu yang kurang begitu disorot karena memang dampaknya tidak seburuk sekarang.

1. Friendster buat cari pacar? Ada yang pernah ngelakuin?

emo_love_animatedrain

Ngaku aja kalau dulu cari pacar lewat Friendster, dimana harus saling private messages atau kirim wall “adD aQuwH”. Dapat username atau email dari teman-teman, dicari di Friendster. Kalau cakep langsung add terus kirim pesan. Friendster ini bisa dibilang Facebooknya jaman dulu, tapi beda. Di Friendster, kamu bisa edit profil macam-macam. Mau background hitam ala anak emo? Bisa. Mau ada bintang-bintang jatuh biar dikata imut? Bisa. Tambahin musik biar kelihatan gaul? Sangat bisa. Facebook sekarang? Lupakan. Facebook sekarang sih hanya bisa dibuat telepon dan video call. Friendster bisa? Ya nggak.

2. Masih ingat siapa saja yang kamu ajak chatting di MiRc?

mirc

Datang ke warnet, minta billing, buka MiRc. Masukin nama lengkap, email, username “co_Bi4sa_4jAh”, klik “connect”. Akan muncul banyak username di sebelah kanan. Tinggal cari yang ada kata “sby”, “ce”, “maniez”, dan lainnya sesuai keinginan. Kalau ada kata kunci itu pasti sudah diklik terus buka obrolan dengan kata “hy, leh knl”.

Terus dibalas “l3h”.

Balas lagi “asl plz”.

Dibalas “bdg f 16”.

Wah, langsung sikat.

Sekarang chatting kayak gitu di Whatsapp atau Line? Ya di read aja sih sampai Ken Arok nikah sama Raisa.

3. Bisikan sesat kalau ngopi game dari warnet cuma dari desktop

win__98_games

Cara mudah memindahkan game ke komputer rumah yaitu dengan kopi gamenya di desktop ke disket. Dibuka dirumah ya tinggal ampasnya saja lha yang dikopi hanya ikon aplikasinya saja. Entah, dapat ilmu darimana sampai pernah kayak gini. Berhubung sekarang koneksi internet dan pengetahun soal dunia teknologi semakin berkembang, tidak ada lagi kata “ngopi game”, langsung beli dan unduh.

4. Ngaku aja kalau kamu pernah cari aplikasi dan game hp di waptrick

waptrick

Cari aplikasi dan game dari waptrick sudah heboh sejak era ponsel sony ericsson k sekian-sekian, nokia 6600 dan angkatannya seperti n-gage, juga merek lainnya mulai beredar di tangan-tangan anak smp jaman itu. Kebanyakan pada cari game dan lagu yang dibuat ringtone biar kelihatan keren. Ada juga yang cari video-video yang isinya teriakan penuh arti.

5. Masukin lagu ke ponsel harus dikompres mati-matian

girl-headphones

Kalau nggak dikompres bisa tewas ponselnya. Tewas dalam arti hanya muat 1 lagu saja. Bayangkan dulu ponsel masih mengusung memori sebesar 10 MB saja. Diisi 3 lagu yang kualitas bagus dengan ukuran 3 MB saja sudah penuh. Solusinya ya harus dikompres hingga ukurannya kecil, biasanya suara yang nyanyi menjadi serak-serak basah. Belum lagi ada lagu keren di warnet mau dimasukkan ke komputer rumah. Kopinya pake disket yang kapasitasnya 1,44 MB. Bayangkan ! Sekarang? Malah sampai bingung mau diisi apalagi karena ukuran memori sudah terlalu besar.

Jadi, teknologi juga bisa berkembang seiring berjalannya waktu. Kangen memang dengan masa-masa indah nan menggemaskan kala itu. Kenalan lewat MiRc, lihat profilnya di Friendster, terus pasang lagu kesukaannya di profil Friendster sampai lagunya dimasukkan ke ponsel yang dikompres. Mau ada lagi teknologi-teknologi itu?

Oh ya judulnya begitu soalnya yang nulis belum ada pacar, jadi mau LDR atau nggak, ya gak ada masalah.

Share.

Leave A Reply