Dengan Website, Aku Wisuda - Dirga

Dengan Website, Aku Wisuda

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Menurut Wikipedia, website atau situs web adalah suatu halaman web yang saling berhubungan yang umumnya berada pada peladen yang sama berisikan kumpulan informasi yang disediakan secara perorangan, kelompok, atau organisasi. Sebuah situs web biasanya ditempatkan setidaknya pada sebuah server web yang dapat diakses melalui jaringan seperti Internet, ataupun jaringan wilayah lokal (LAN) melalui alamat Internet yang dikenali sebagai URL.

Jenis Website

Website Statis

Web statis adalah website yang mana pengguna tidak bisa mengubah konten dari web tersebut secara langsung menggunakan browser. Interaksi yang terjadi antara pengguna dan server hanyalah seputar pemrosesan link saja. Halaman-halaman web tersebut tidak memliki database, data dan informasi yang ada pada web statis tidak berubah-ubah kecuali diubah sintaksnya. Dokumen web yang dikirim kepada client akan sama isinya dengan apa yang ada di web server.

Website Dinamis

Dalam web dinamis, interaksi yang terjadi antara pengguna dan server sangat kompleks. Seseorang bisa mengubah konten dari halaman tertentu dengan menggunakan browser. Request (permintaan) dari pengguna dapat diproses oleh server yang kemudian ditampilkan dalam isi yang berbeda-beda menurut alur programnya. Halaman-halaman web tersebut memiliki database. Web dinamis, memiliki data dan informasi yang berbeda-beda tergantung input apa yang disampaikan client. Dokumen yang sampai di client akan berbeda dengan dokumen yang ada di web server.

Website Memang Pentingkah?

Pernah beli baju secara online?

Sering nonton film drama korea yang isinya banyak iklannya?

Atau sering mantengin video-video keren di YouTube?

Nah, itulah betapa pentingnya website sekarang dalam menjalani generasi milenial yang semakin lama semakin tidak bisa lepas dari yang namanya teknologi dan internet. Anda beli baju secara online dari marketplace di seluruh dunia itu mana bisa kalau tidak ada yang namanya website. Nonton film drama korea di internet mana bisa kalau tidak ada website-website yang menyediakan berbagai macam film-film korea, gratis pula. Atau, nonton macam-macam video di YouTube dari seluruh dunia secara gratis, hanya modal es teh di kafe karena memang numpang WiFi.

Itu sedikit contoh bagaimana pentingnya sebuah website bagi semua. Sedang cari kerjaan seperti aku ini akan terasa lebih mudah dengan adanya website. Tanpa perlu keluar panas-panas kirim lamaran ke masing-masing perusahaan yang belum tentu diterima, dengan adanya website hanya perlu kirim lamaran kerja secara online dan cepat. Dan, tentu biaya yang dikeluarkan lebih sedikit.

Selain itu, darimana kita tahu berita-berita yang terjadi di seluruh dunia secara cepat kalau tidak dari website terlebih dahulu, baru televisi menyiarkan. Karena dengan website, berita-berita di dunia akan cepat menyebar melalui media sosial yang banyak tersedia saat ini, dan tentu saja bisa didapatkan hanya dengan tiduran di kamar saja.

Karen penggunaannya yang semakin mendunia, banyak sektor yang memanfaatkan adanya sebuah website. Lowongan pekerjaan, profil perusahaan, toko online, kegiatan sosial, media sosial, layanan masyarakat, pemasaran produk atau jasa, dan masih banyak lagi. Hingga tahun 2016 kemarin, pengguna internet sudah menmbus angka 3 M. Tentu, ini juga akan berdampak pada jumlah website yang sudah beredar di dunia.

[tie_list type=”starlist”][/tie_list]Pengguna Internet Tahun 2016 = 3,424,971,237

[tie_list type=”starlist”][/tie_list]Pengguna Internet Tahun 2015 = 3,185,996,155

[tie_list type=”starlist”][/tie_list]Pengguna Internet Tahun 2014 = 2,956,385,569

Berbicara soal website, ada cerita yang menurutku menarik selama kuliah. Aku sebagai salah satu mantan mahasiswa di salah satu perguruan tinggi negeri di Surabaya, tentu bukan menjadi suatu hal yang tabuh. Mungkin sudah banyak yang tahu soal website, tetapi lebih dikhususkan untuk membuat website. Dalam kegiatan membuat website, ada beberapa jalan yang bisa ditempuh, karena kembali lagi ke tujuan kita untuk membuat website itu sendiri untuk apa.

Aku sendiri belajar membuat website sudah sejak SMA meski hanya sekedar blog atau website profil perusahaan. Jujur saja, membuat website itu susah-susah gampang tetapi lebih banyak gampangnya. Kenapa? Karena di Google sudah banyak contohnya dan source codenya.

Setelah masuk kuliah di jurusan yang juga berhubungan dengan teknologi, maka kemampuan untuk membuat website semakin berkembang. Semester-semester awal masih belajar soal bagaimana membuat aplikasi berbasis java, belajar algoritmanya dan logikanya. Susah, iya. Maklum karena masih baru belajar.

Semester terus berlanjut, hingga sampai semester tengah dimana ada kuliah manajemen proyek yang punya studi kasus untuk membuat website khusus laboratorium di jurusan dengan berbagai fitur pendukung seperti penentuan jadwal lab, pengurus lab, dan lainnya.

Gampang kan?

Oke, kebetulan kelompok sudah ditentukan maka langsung membagi tugas masing-masing anggota. Kebetulan 1 kelompok ada 6 orang dimana 1 cewek dan 5 cowok. Yang cewek bagian dokumentasi bersama aku, 2 cowok lain bertugas sebagai pengumpul data, 1 bagian kepala proyek, dan 1 programmer atau yang membuat website. Kenapa hanya 1 saja? Begini :

“Mas (kebetulan kakak angkatan), bagian programmer sama si A ya”.

“Bikin website ya? Tidak usah, saya saja sendiri tidak masalah, kebetulan di kerjaan saya juga lagi ada proyekan membuat website jadi gampang deh”.

Karena kakak angkatan, kami pikir “wah enak nih dibikinkan, bakal cepat selesai, lagian masalah ilmu tentu lebih tahu soal koding daripada kita”. Okelah, tugas kelompok sudah selesai dibagikan, dan beberapa hari kedepan masing-masing sudah mulai bekerja.

Data sudah terkumpul, mapping sudah dibuat. Mapping ini terdiri dari fitur-fitur apa saja yang akan ada di website itu nanti, dan diberikan kepada mas angkatan. Kami tinggal membuat dokumentasi seperti anggaran dana, timeline, dan lainnya hingga beberapa minggu kedepan.

Nah, sampai pada minggu ketiga setelahnya, mas ini tidak masuk, bahkan beberapa pertemuan kuliah tidak masuk. Lantas, saya hubungi beliau karena memang ingin melihat progresnya sampai mana. Lha kok tidak bisa dihubungi atau tidak ada kabar sama sekali?

Dan, apesnya hari itu juga ada pengecekan dari dosen tentang progres masing-masing kelompok. Lengkap. Mau bagaimana lagi akhirnya kami jujur soal masalah yang terjadi dengan mas-mas angkatan tersebut yang menghilang tanpa jejak meninggalkan kami yang penuh peluh karena takut dimarahi oleh dosen.

Untungnya dosen mengerti soal ini, dan segera menyelesaikan pembuatan websitenya bagaimanapun caranya sesuai timeline yang sudah dibuat. Langsung membuat website aku ambil alih dengan coba menggunakan Joomla karena ada fitur kalender yang sedikit membantu untuk cek jadwal lab, dan bersyukur bisa selesai tepat waktu dan mendapat nilai yang cukup sangat baik, dan klien (pengurus lab) juga sangat puas.

Ternyata, membuat website untuk laboratorium bisa dibilang gampang, asal waktunya mepet dan “terpaksa”. Itu aku.

wisuda

Karena memang dibilang sering membuat website meskipun tidak terlalu bagus, skripsi akhirnya dipilih tentang aplikasi berbasis web juga. Dan, masalah skripsi ini yang membuat aku percaya tidak percaya. Bagaimana tidak, aku membuat skripsi hanya 1 bulan selesai, meski beberapa kecil sudah dicicil dari beberapa waktu sebelumnya. Kenapa 1 bulan? Karena kalau tidak nanti bisa lebih molor lagi. Ini saja sudah molor masak ya mau molor lagi, kan ya malu juga. (Nah, mepet lagi, kalau kepepet otak jadi lancar).

Lanjut, 1 bulan terakhir sebelum pendaftaran sidang ditutup, ngebut membuat skripsi. Skripsi yang aku buat adalah tentang aplikasi berbasis web untuk sektor makanan. Kalau dipikir memang ini terlihat sulit karena bisa dibilang mirip dengan sistem yang diterapkan oleh ojek online. Menggunakan sistem GPS untuk membuat lokasi dan mencari target berdasarkan lokasi terdekat saat ini. Gampang untuk yang sudah profesional, untuk aku ya ilmu baru.

Molor skripsi karena ya ini, ilmu baru yang masih belum dimengerti sehingga menjadi penghalang, kalau sudah menghalangi jadinya males. Intinya ya males kali ya. Dengan sisa tenaga dan dorongan ingin lulus, akhirnya mencoba bertanya-tanya hingga ke orang dari Jakarta soal sistem yang mudah yang mirip seperti itu bagaimana. Dapatlah caranya meski tidak sama persis, setidaknya proses bisnsnya sudah dapat. Jadi, fitur utama aplikasi yang aku buat adalah :

[tie_list type=”lightbulb”][/tie_list]Menemukan Target Terdekat Berdasarkan GPS

[tie_list type=”lightbulb”][/tie_list]Menampilkan Lokasi Target Berdasarkan yang Terdekat Terlebih Dahulu

Bagian yang susah adalah bagaimana menampilkan jarak lokasi dan lokasi saat ini menggunakan Google Maps, juga menampikan estimasi jaraknya yang diurutkan dari yang terdekat. Misalnya, aku berada di titik A. Sistem akan menampilkan target di sekitar aku dengan jarak maksimal 5 kilometer. Jadi, target yang ada di sekitar aku sejauh 5 kilometer akan muncul, dan sistem akan mengurutkan mulai yang terdekat dari titik A yang mana datanya diambil dari database berdasarkan inputan pengguna.

Dipikir memang sulit. Karena terlalu fokus dengan sistem Google Mapsnya, sampai masalah desain tidak terlalu dipikirkan. CSS tambah lagi javascript, tambah lagi Ajax, tambah lagi Bootstrap digabungkan jadi 1 dan jadilah desainnya yang sederhana.

Akhirnya, sidang dan lulus dengan revisi. Alhamdulillah, ilmu baru bisa aku kuasai meskipun sekedar logikanya dulu. Ternyata website tidak melulu hanya soal konten, banyak sekali fitur website yang bisa dipelajari. Dari CSS sederhana hingga Javascript dan lainnya sesuai tujuan website itu sendiri. Wisuda deh dengan tampilan website sederhana tetapi proses bisnisnya yang dirasa baru.

user interface

Simbol biru adalah letak lokasi saat ini (diatur pertama akan deteksi lokasi saat ini). Simbol hijau adalah lokasi target berdasarkan lokasi terdekat dari simbol biru.

user interface

Lokasi awal (simbol biru) selanjutnya bisa diatur sesuai keinginan user dan sistem tetap bisa menampilkan lokasi terdekat dari lokasi inputan dari user.

 

Dilihat dari aplikasi berbasis web diatas yang dijadikan skripsi, tentu perlu untuk belajar bagaimana web design yang baik agar terlihat lebih menarik dan bisa dikembangkan lagi. Ini tentu akan juga berdampak pada nilai tugas akhir kalau desainnya lebih bagus. Lantas kemana harus belajar membuat website dan belajar desain website?

Ada Kursus Bikin Website Nggak Sih?

Nah, kebetulan ada salah satu rekomen dari aku untuk yang ingin belajar membuat website atau belajar untuk desain website. Nama lembaganya itu Dumet School. Jadi, Dumet School ini lembaga atau tempat kursus untuk belajar membuat website dengan materi yang sangat lengkap. Selain kursus membuat website, Dumet School juga rekomen untuk belajar ilmu digital marketing dan desain grafis.

Alasan Memilih Dumet School

[tie_list type=”thumbup”][/tie_list]Jadwal yang Fleksibel

[tie_list type=”thumbup”][/tie_list]Dijamin Sampai Bisa

[tie_list type=”thumbup”][/tie_list]Semi Private

[tie_list type=”thumbup”][/tie_list]Gratis Konsultasi

Lokasi Dumet School

Kelapa Gading

Rukan Artha Gading Niaga Blok i – 23, Jalan Boulevard Artha Gading
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240
(Belakang Mall Artha Gading)
Telp: (021) 4585-0387

Grogol

Ruko Jalan Taman Daan Mogot Raya No. 23
Kel. Tanjung Duren Utara Kec. Grogol Petamburan, Jakarta Barat 11470
(Belakang Mall Citraland dan Kampus UNTAR II)
Telp: (021) 2941-1188

Depok

Ruko Jalan Kartini Raya No. 53
Pancoran Mas, Depok 16436
(± 5 Menit dari Kantor Walikota Depok)
Telp: (021) 7720-7657

Tebet

Rukan Crown Palace Blok A no 12, Jl Prof Dr Soepomo no 231 (Samping Universitas Sahid). Kec. Tebet, Kel. Menteng Dalam
(± 1 Menit dari Tugu Pancoran)
Jakarta Selatan 12870
Telp: (021) 2298-3886

Srengseng

Ruko Permata Regensi Blok B – 18, Jalan Haji Kelik
Srengseng, Kebon Jeruk, Jakarta Barat 11630
(Depan Hutan Kota Srengseng)
Telp: (021) 5890-8355

Share.

Leave A Reply