Acara Keren dari Generasi Millenial Bersama Semen Indonesia

Perkembangan teknologi sekarang ini sangatlah luar biasa. Hal ini dikarenakan semua sektor dalam masyarakat sudah melibatkan teknologi didalamnya. Mulai ekonomi, perdagangan, hingga dalam keluarga pun sudah bisa dibilang dirasuki oleh teknologi. Kalau kalian berjalan-jalan di dekat rumah Anda dan melihat anak kecil sudah duduk diam memegang ponsel, maka itulah ucapan selamat datang di era Milenial.

Berbicara soal milenial, kemarin (23 November 2018) saya diundang ke sebuah acara yang “anak muda” banget dimana acara ini mengusung tema Millennials Berkarya. Acara ini diselenggarakan oleh Semen Indonesia yang bekerja sama dengan Sitos.id dan diadakan di Wisma Achmad Yani, Gresik. Acara ini mengundang banyak sekali bintang tamu, diantaranya adalah Fico Fachriza (Komika / Stand Up Comedian), Vikra Ijaz (Co-Founder Kitabisa.com), Kevin Hendrawan (TV Host & Youtuber). Sebenarnya tidak hanya mereka bertiga saja, ada beberapa pengisi acara mini talkshow untuk memberikan ilmu juga wawasan tentang bagaimana menghadapi era milenial saat ini, seperti ada Aini Hanifa (Founder Surabaya Youth), Agoes Sam (Owner Coffee Talk Surabaya), Nuri Fauziah (Psikolog Trainer & Founder Komunitas Jomblo Beriman, dan terakhir Aditya Abdurrahman (Founder Better Youth Foundation, Founder Main ke Masjid & Pembina Punk Muslim).

Kalau kalian ingin jalan-jalan menggunakan bus, kalian bisa cek harga tiket bus disitu.

Acara dimulai pukul 14.00 yang mana diawali dengan pembukaan di mini-mini stage yang digunakan sebagai mini talkshow oleh beberapa narasumber keren. Ketika masuk menuju arah panggung utama, kita dapat melihat hasil karya dari generasi milenial Semen Indonesia yang bisa dibilang lorong prestasi sebelum ke panggung utama. Ada banyak sekali karya juga prestasi yang dihasilkan.

Sebagai blogger milenial, saya juga mencicipi yang namanya foto 180 derajat. Ya, biar bisa dibilang foto kekinian. Seperti ini hasilnya :

Canggih kan bisa melayang-layang gitu. Bisa begitu karena ada beberapa kamera yang dipasang berjejer dengan posisi sedikit melingkar. Sekitar ada 15 kamera kalau tidak salah.

Ada pula booth foto dari Sitos.id dengan menggunakan sak semen sebagai properti foto. Disitu kita juga dapat memberikan testimoni untuk Sitos.id agar bisa berkembang menjadi lebih baik.

Semakin sore, pengunjung yang datang semakin ramai. Rekan media mendapatkan kesempatan untuk wawancara bintang tamu sebentar seperti Fico, Vikra, dan Kevin sebelum mereka naik ke panggung utama. Seperti sedikit bocoran apa yang akan disampaikan di panggung nanti dan beberapa tanya jawab seputar era milenial.

Curhat bersama Fico Fachriza
Ngobrol Santai dengan Co-Founder Kitabisa.com, Vikra Ijaz
Bareng Kakak Tercinta, Kevin Hendrawan

Acara talkshow utama dibuka dengan menyanyikan lagu Bangun Pemuda Pemudi disusul pemutaran video dari Semen Indonesia juga Sitos.id. Dilanjutkan sambutan oleh Direktur Marketing dan Sales Semen Indonesia, Adi Munandir. Nah, setelah itu bintang tamu yang pertama kali naik panggung adalah Fico Fachriza yang menceritakan beliau bagaimana bangkit dari keterpurukan yang sempat menggunakan narkoba, juga alasan beliau menceritakan pengalamannya itu melalui video di Youtube. Fico juga menceritakan kalau dia pernah “menuduh” produser film sebagai penipu karena Fico ditelpon untuk menawarinya main film pertama kalinya. Fico bilang kalau saat itu memang rawan penipuan telepon sehingga Fico tidak langsung percaya dengan tawaran tersebut. Dan, ternyata setelah didalami dan mencoba menerima tawaran, akhirnya Fico bisa main film.

Selanjutnya yang naik panggung adalah Vikra Ijaz selaku co-founder dari kitabisa.com. Kitabisa.com merupakan platform aplikasi yang bergerak di bidang sosial dengan tujuan menggalang pergerakan baik massa atau dalam bentuk dana yang digunakan membantu saudara-saudara yang membutuhkan. Bang Vikra ini menjadi pentolan kitabisa.com juga tidak sengaja karena sebelum itu dia juga mendirikan terobosan baru di bidang sosial tetapi gagal. Kitabisa.com juga awalnya dibuat iseng-iseng oleh temannya yang akhirnya dibesarkan bersama oleh Vikra Ijaz.

Dan akhirnya, bintang tamu yang ditunggu-tunggu adalah Kevin Hendrawan yang lebih dikenal sebagai Youtuber kondang. Disini Kevin cerita banyak soal awal mula kehidupannya sebelum menjadi terkenal seperti sekarang ini. Kevin dulunya seorang pemuda desa asal Purwokerto dengan kehidupan cukup sederhana. Yang penting buat makan sehari-hari ada. Kevin dituntut orang tuanya untuk terus bekerja keras melakukan rutinitas yang bisa dibilang berat. Dia disuruh ikut les renang yang mana latihannya setiap pukul setengah 5 pagi dan sore hari. Malamnya juga mengikut les pelajaran karena dia ditunjuk untuk mengikuti olimpiade pelajar. Itu dilakukan hampir setiap hari.

Bosan dan capek adalah hal yang sudah pasti dirasakan tetapi ya memang keadaan yang memaksa juga keinginan Kevin untuk lebih maju dan meningkatkan derajat keluarganya. Setelah itu lulus sekolah, Kevin diterima beasiswa di Jerman. Sayangnya, ketika itu Ayahnya Kevin jatuh sakit sehingga uang untuk pergi ke Jerman digunakan pengobatan Ayahnya yang akhirnya ekonomi keluarganya menjadi terpuruk. Semua disita. Karena pendidikan adalah hal utama dalam keluarganya, Ibunya memberikan saran Kevin lanjut kuliah perhotelan saja.

Kevin memilih kuliah perhotelan di Bali yang mana di Bali, Kevin ternyata nyambi buka usaha laundry dan martabak. Modalnya dari uang jajan yang diberikan oleh orang tuanya dan sisa dari hasil lomba-lomba olimpiade. Perlahan-lahan Kevin akhirnya memutuskan untuk membawa semua keluarganya ke Bali, dan di Bali keluarganya bisa membantu Kevin merintis usaha laundry dan martabak.

Ternyata, usaha Kevin ini mendapatkan hasil yang luar biasa, karena dengan 2 usaha ini Kevin dan keluarga bisa membeli rumah. Terus, ah sampai sini dulu saja, cerita lengkapnya bisa kalian cek di video Draw My Life di channel Youtubenya.

Selepas Kevin Hendrawan usai memberikan talkshow, acara diistirahatkan sejenak untuk ishoma. Setelah itu, lanjut dengan tampilnya beberapa band pendukung sebelum artis utama tampil, Pusakata. Karena rekan media dan blogger hanya meliput hingga Maghrib, jadi seperti itulah rangkaian acara dari Millennials Berkarya yang diadakan oleh Semen Indonesia.

Bisa diambil kesimpulan dari ketiga narasumber diatas bahwa sebuah kesuskesan itu tidak didapatkan secara langsung atau instan. Semua melewati yang namanya proses. Selain itu, konsistensi adalah sebuah hal penting kalau kalian ingin meniti karir di dunia teknologi terutama Youtube atau blog. Kevin bercerita dia sudah mengunggah lebih 126 video tetapi tidak ada hasilnya, padahal sudah keluar uang banyak, akhirnya dia mendapatkan momentum puncak ketika mengunggah video yang 127 tentang pokemon. Dari sinilah kita perlu bekerja dengan cinta agar semua pekerjaan kita bisa lebih enak untuk dilakukan dan tidak gampang menyerah.

Keseluruhan acaranya juga keren, tersedia banyak sekali makanan diluar mulai dari food truck sampai makanan warung-warung kecil. Selain itu, tempatnya juga luas jadi tidak terkesan sesak. Semoga acara seperti ini bisa lebih sering diadakan karena memang anak-anak muda sekarang perlu dibimbing untuk menggunakan juga memanfaatkan teknologi dengan baik.

Bonus

17 thoughts on “Acara Keren dari Generasi Millenial Bersama Semen Indonesia”

  1. Generasi milenial itu memang ga senang diatur, apalagi birokrasi yg ribet, lbh senang berkarya memanfaatkan teknologi n internet, kalau sukses ya bisa melebihi mereka yg kaku n tunduk pd birokrasi. Btw, inspiratif. Salam kenal jg ya mas bro

Leave a Comment