Kenapa Tidak Ada yang Baca Blog Aku?

Posted on

Tidak Ada yang Baca Blog – Permasalahan yang sering ditanyakan oleh mas dan mbaknya. Jujur saja.

“Kenapa tidak ada yang baca blog aku?”, “kenapa tidak ada yang datang di blog aku?”.

Tidak Ada yang Baca Blog

Dan, pertanyaan-pertanyaan tersebut secara langsung akan berdampak kepada motivasi untuk melanjutkan di dunia blog. Jadi malas untuk update blog. Benar?

Jawab saja benar. Ini juga yang aku alami.

Menyerah? Mungkin belum. Sedang berusaha sekuat tenaga untuk terus menjaga blog ini.

Nah, alasan-alasan kenapa tidak ada yang baca blog ada beberapa macam. Tetapi, menurut aku mungkin ini sebagian besar dan bisa berdampak lebih ke pengunjung.

  1. Desain Blog
  2. Artikel
  3. Update
  4. Promosi

Tidak Ada yang Baca Blog

Biasanya 4 faktor tersebut akan mempengaruhi apakah blog mas dan mbaknya sepi atau ramai. Mari dibedah beberapa faktor paling penting dan utama :

#1. Jangan Tulis Artikel untuk Robot

Tak bisa dipungkiri kalau aku juga sempat melakukannya. Menulis artikel blog untuk kekuatan mesin pencari.

Hasilnya tidak bisa diragukan lagi, kecewa. Mesin pencari biasa menyebutnya ‘keyword stuffing‘, meletakkan kata kunci di banyak tempat dalam artikel.

Perlu diingat kalau yang baca blog mas dan mbaknya itu manusia. M-A-N-U-S-I-A.

Ketika mas dan mbaknya baru merintis blog dan ingin mendapatkan perhatian dari pembaca dimana ini akan memberikan semangat kepada mas dan mbaknya, maka mas dan mbaknya harus lebih fokus kepada artikel yang enak dibaca oleh manusia. Bukan robot.

Kalau kata mas Jungjawa, buatlah artikel yang memiliki sebuah value atau nilai. Jangan terlalu ‘keyword oriented‘.

Mungkin suatu waktu, mas dan mbaknya juga perlu untuk belajar soal SEO, tetapi ketika mas dan mbaknya cukup mengerti bagaimana sebenarnya dunia blog itu.

Kalau mas dan mbaknya ingin mendapatkan lebih banyak traffic, maka selain membuat artikel yang manusia-able, mas dan mbaknya bisa mencari backlinks atau umpan balik.

Lalu, fungsi LSI (Latent Semantic Indexing) atau kata kunci yang berhubungan dengan kata kunci utama juga bisa dimanfaatkan.

contoh lsi

LSI lebih terasa daripada ‘keyword stuffing’ untuk sekarang ini.

Dengan menulis artikel yang manusia-able, bisa dikatakan mas dan mbaknya sedang membangun sebuah bisnis, ya blog itu sendiri.

Bisnis dengan Blog? Apa Mas dan Mbaknya Tahu Itu?

Jangan khawatirkan soal traffic dulu, menulislah maka traffic perlahan akan datang. Kalau sudah mengerti semua, mas dan mbaknya bisa belajar soal mengoptimalkan artikel tersebut dengan SEO.

#2. Desain Blog

Memilih dan sering mengganti-ganti desain blog pasti sering dilakukan oleh mas dan mbaknya. Terutama ketika sedang berkunjung ke blog orang dan melihat tampilan blognya sangat keren.

Aku juga sering ganti tema blog.

Dan kalau mas dan mbaknya bertanya desain blog yang bagus itu seperti apa, maka aku akan jawab, desain yang bersih, terstruktur, cepat, dan mobile friendly.

4 indikator yang aku buat untuk menentukan tema blog. Dan, indikator-indikator itu biasanya terdapat di tema yang berbayar.

Mau tema yang gratis? Bisa saja, tetapi memang tidak bisa diotak-atik sesuai keinginan. Tidak bebas.

Mas dan mbaknya yang sering ikut lomba blog, memilih tema yang minimalis adalah hal yang patut untuk diperhitungkan. Juri tidak suka tema blog yang ramai dan terkesan “kumuh”.

[bctt tweet=”Desain blog bukan yang utama, tapi yang pertama.” username=”diirrga”]

Desain yang santai, bagus, enak dipandang, bikin nyaman, sayang, jadian, putus tentu akan memberikan peluang pembaca untuk kembali lagi ke blog mas dan mbaknya.

#3. Tidak Update

Mau ramai kok tidak ada yang diperbarui? Tidak ada perubahan yang tidak bisa maju.

Jadi, selalu rawat blog mas dan mbaknya, terutama isi artikel dengan informasi yang sangat berguna. Yang dicari pembaca.

Artikel yang unik akan selalu ramai dibaca. Selalu buat artikel unik dan tentu yang human friendly.

Blog yang sering dirawat dengan terus ada konten baru tentu akan menimbulkan rasa keingin tahuan pembaca soal artikel apa lagi yang akan diberikan.

#4. Banyak Iklan

Mas dan mbaknya pasti tidak asing dengan situs untuk unduh film atau musik. Pasti disitu banyak sekali iklan.

Terutama iklan popups. Iklan yang kalau di klik maka akan muncul jendela baru.

Inilah yang membuat pembaca tidak datang ke blog mas dan mbaknya. Kecuali memang blog mas dan mbaknya membahas soal film atau aplikasi seperti itu.

Jangan pasang popups di blog yang berbasis artikel panjang, karena setiap pembaca melakukan “scroll pasti iklan tersebut akan muncul lagi dan menganggu keasyikan membaca.

Hapus iklan popups.

#5. Promosi

Promosi ini juga penting kenapa tidak ada yang baca blog. Bagaimana mau ada yang membaca kalau tidak dipromosikan?

Bagikan artikel-artikel di blog mas dan mbaknya di media sosial yang sudah ramai ini. Buat teman-teman mas dan mbaknya mengetahui soal tentang blog mas dan mbaknya.

Jangan isi media sosial mas dan mbaknya dengan gosip atau sindiran-sindiran halus kepada orang lain. Buat sebagai promosi konten blog tentu akan lebih bermanfaat.

Beberapa alasan kenapa blog tidak ada yang baca. Sederhana tetapi kadang sering dilupakan.

Kalau ada yang salah atau kurang silahkan komentar di bawah, dengan senang hati akan ditambahkan.

12 thoughts on “Kenapa Tidak Ada yang Baca Blog Aku?

  1. Keluhan saya sejauh ini adalah karna jarang update.
    jadi ya jarang ada pengunjung.
    makanya sekarang saya sedang belajar menulis rutin.
    selain dapat meningkatkan trafic juga bisa melatih skil menulis saya yang pas pasan 🙂

  2. Blog nggak ada pembacanya bisa jadi karena blognya terkubur dalam di deep web, hahaha. 😀

    Klo menurutku mestinya sih ada yang baca. Bukan hanya orang yg nyasar dari Google Search. Melainkan juga dari teman-teman kuliah, kantor, tetangga, keluarga, komunitas, dsb. Paling nggak ya segelintir dari mereka pasti baca kok. Asal ya dikasih tahu saja (diundang buat baca).

    1. iya juga sih hahaha meski itu botnya mbah ya

      tapi ada juga yang malu kalau blognya dimunculkan lho, biasanya para internet marketing kan pada sembunyiin blog aslinya wkwk

  3. Kalo menurut saya sih, mungkin sang empunya blog jarang BW dan komen ke blog orang lain. Kurang silahturahmi juga bisa jadi penyebab blog kita sepi. Join komunitas blogger, dan saling berkunjung, otomatis jumlah pembaca akan bertambah.

    Tapi yg no 1 tetep adalah KONTEN nya. Blog dengan konten yg menarik, pasti ada yg mau baca =)

    1. bisa join ke banyak komunitas khusunya komunitas blog, tetapi bisa juga ke komunitas lain yg 1 tema dengan blog kita siapa tahu membantu disitu.

      content is the king? 😀

  4. Iya bener ini. Apalagi soal desain blog. Sering saya bw dan nemu blog yg desainnya rame jadul dan bikin susah baca karena bakground blognya terlalu kuat jd semua teks sumpah susah dibaca. Boro2 mau ninggalin jejak di blog itu, mbacanya juga udah males hehe…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *